Belajar Ekspor

Menteri Kkp Sebut Ikan Air Tawar Miliki Peluang Ekspor

Salah satunya yaitu Stefanus Utjin Sutisna selaku pembudidaya ikan hias kawakan di daerah Gading Serpong, Tangerang – Banten. Ia menilai, demand ikan hias, untuk luar negeri semakin tinggi 10 tahun terakhir ini. Anwar menambahkan, komoditas non hidup yang diekspor diantaranya tuna sebanyak 966,7 ton, cumi-cumi 261,15 ton, tenggiri one hundred sixty five,3 ton.

Kementerian Perdagangan bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan melakukan pelepasan ekspor ikan tuna dari sistem resi gudang di Benoa, Bali ke Korea Selatan hari ini, Jumat (27/11). Lebih lanjutnya ia mengatakan, biasanya ikan hidup yang diekspor utamanya terdapat lima jenis, yakni benih nener bandeng, ikan kerapu, coral, delicate coral dan ikan hias air laut. Sementara, dikutip dari data Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan Denpasar, pada semester I/2021 ekspor ikan mengalami peningkatan hingga sebesar 18,71 persen dari periode yang sama tahun lalu Rp 928,21 miliar menjadi Rp 1,1 triliun.

Terlebih lagi, lanjutnya, saat ini mudah sekali mencari informasi cara pemeliharaan jenis-jenis ikan hias melalui ponsel pintar , dan bisa langsung diaplikasikan. “Berbeda hal di zaman dulu, untuk mencari buku referensi mengenai budidaya ikan hias sangat sulit, dan penelitiannya masih sedikit. Terlebih lagi komunikasi sangat terbatas hanya menggunkan telepon, dan mesin faks,” terang pria yang memulai usaha ikan hias sejak 1994 silam. Menurut Stefanus, peruntukan ikan hias untuk luar negeri tidak hanya sebagai ikan hias saja, ada juga yang dijadikan bahan baku pembuatan kosmetik seperti jenis corydoras dan jenis-jenis lainnya. “Bahkan saat ini, jenis denisoni mencapai jutaan ekor perbulannya ke China, berdasar informasinya bahwa ikan tersebut memiliki kadar albumin yang lebih tinggi jika dibandingkan ikan gabus.

Kunjungan Kerja Menteri Koperasi dan UKM RI di Provinsi Lampung kali ini untuk meninjau secara langsung UMKM di Kabupaten Pringsewu dan Kabupaten Pesawaran serta menjalin kerjasama dengan Perguruan Tinggi di Lampung. Fadil imran menerangkan Penyerahan Produk Makanan Olahan Ikan dari Pengusaha dan CSR kepada Polda Metro Jaya tersebut di inisiasi atas dasar cinta kepada masyarakat Jakarta. “Guyub dan gotong royong ini lah yang menciptakan rasa persaudaraan untuk saling membantu,” ungkap Fadil. “Jadi ini yang membuat kami edukasi terus tentang produk prebiotik. Dimana produk prebiotik ini bisa bermanfaat untuk banyak hal dan mampu meningkatkan kebaikan usus,” jelas pengusaha alumni Fakultas Farmasi Universitas Surabaya tersebut. Direktur Utama PT AMA, Ge Recta Geson mengatakan, ekspor kali ini merupakan yang pertama kalinya bagi PT AMA. Ekspor sebenarnya sudah direncanakan sejak tahun lalu namun masih dilakukan pengurusan dokumen dan izin ekspor. Kapolri Sigit berharap kegiatan ini bisa mempercepat target dari Presiden Indonesia Joko Widodo soal suntikan vaksin dua juta per hari.

Ekspor ikan

Jakarta – Indonesia saat ini tengah mengupayakan peningkatan ekspor di sektor perikanan. Maka dari itu, Kementerian Kelautan dan Perikanan menjalin kerja sama dengan pemerintah Jepang untuk mencapai tujuan tersebut. Anwar juga memastikan, jajarannya akan terus bekerja secara optimum guna meningkatkan ekspor dari Pulau Dewata.

“Serapan ikan pasar domestik tahun 2020 diperkirakan mencapai thirteen juta ton, sehingga konsumsi ikan menjadi 56,39 kilogram per kapita per tahun,” pungkas Trenggono. Kehadiran educating manufacturing facility di Politeknik KP Aceh menjadi salah satu upaya KKP dalam menjalankan program-program prioritas KKP, yaitu pembentukan SDM yang unggul untuk sektor kelautan dan perikanan. Upaya tersebut dilakukan melalui Badan Riset dan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan . Kepala Bappeda Lampura, Andi Wijaya mengaku bahaw anggaran di provinsi maupun pusat cukup untuk menjawab kebutuhan masyarakat di daerah. Sehingga dibutuhkan perencanaan maupun dukungan data untuk menyambut program tersebut. Diharapkan nantinya setelah uji coba inner 16 – 20 September 2021, pada tanggal 21 September 2021 di Madiun, reefer container ini mampu diuji coba secara umum.