Belajar Ekspor

Penyumbang Ekspor Usd14,39 Miliar, Dari Industri Pengolahan Hingga Tambang

Jika nantinya ada eksportir yang melanggar ketentuan tersebut, maka Kementerian ESDM akan memberikan sanksi berupa pengurangan izin ekspor. “Di antaranya turun hasil pertanian adalah untuk komoditas tanaman obat aromatik, rempah-rempah, kopi, dan sarang burung,” tandas Margo. Ketua Umum Indonesian Mining and Energy Forum Singgih Widagdo mengatakan bahwa pemberian sanksi ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menegakkan aturan. “Dirjen dengan benar dan tegas menyatakan bahwa kebutuhan batu bara untuk kelistrikan nasional bukan masalah main-main,” ujarnya.

Bagi Indonesia, ini merupakan hal yang menguntungkan dan harus bisa dimanfaatkan dengan optimal. Kekayaan tersebut membuat barang tambang manjadi komoditas ekspor Indonesia untuk memenuhi kebutuhan barang tambang dunia dan juga memperoleh laba atau keuntungan. Harga minyak mentah West Texas Intermediate AS ditutup 94 sen, atau 1,36 persen, lebih rendah pada USD sixty eight,35 per barel, tanpa harga penyelesaian untuk Senin karena liburan Hari Buruh di Amerika Serikat. Sedangkan untuk komoditas bauksit, produksinya sebesar 1,09 juta wmt atau meningkat sebesar 36 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.

Ekspor tambang

Perusahaan batu bara pemerintah seperti PT Bukit Asam Tbk hanya memproduksi 25 juta ton per tahun sedangkan konsumsi dalam negeri tidak sedikit. Liputan6.com, Jakarta Pemerintah akan mewajibkan para eksportir sumber daya air di sektor pertambangan untuk memasukkan kembali devisa hasil ekspor ke dalam negeri. Hal ini dalam rangka memperkuat cadangan devisa negara dan agar hasil ekspor bisa dimanfaatkan di dalam negeri. Adapun merosotnya angka tersebut dipengaruhi oleh penurunan ekspor minyak mentah hingga 12,38 persen menjadi 437,5 juta dolar AS dan ekspor hasil minyak yang juga turun 19,60 persen menjadi 119,5 juta dolar AS. BPS pun mencatat ekspor gas turut mengalami penurunan sebanyak 14,37 persen menjadi 713,2 juta dolar AS.

Nikel merupakan barang tambang berupa mineral yang digunakan dalam baterai perangkat elektronik. Indonesia memiliki whole cadangan nikel sebesar 9.422 juta ton yang tersebar di Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua. Cadangan yang besar tersebut membuat Indonesia menjadi negara terbesar kelima produksi batu bara di dunia.

Penetapan bea cukai ini juga untuk menunjang pelaksanaan UU No. 4 Tahun 2009 tentang Mineral dan Batubara . Hal itu dibenarkan oleh Presidium Solidaritas Para Pekerja Tambang Nasional dari wilayah Sulawesi Tenggara, Abdurahman. Abdurahman mengatakan, Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Nomor 7 Tahun 2012 tentang Peningkatan Nilai Tambah Mineral melalui Kegiatan Pengolahan dan Permurnian Mineral berpotensi menimbulkan pemecatan hubungan kerja lebih dari 4 juta pekerja tambang. • Persetujuan dan penolakan rekomendasi ekspor diberikan paling lambat 14 hari kerja. Nilai ekspor Indonesia pada Januari-November 2017 sendiri meningkat 17,16 persen dibandingkan periode yang sama di 2016. SiCepat bersaing dengan 30 perusahaan BUMN dan BUMS dari berbagai bidang usaha.

Selama “tahun-tahun kejayaannya” batubara menyumbang sekitar 85 persen terhadap complete penerimaan negara dari sektor pertambangan. Hal yang sama terjadi untuk komoditas nikel yang diekspor sebagai barang mentah mencapai 3 juta ton per tahun. Sementara untuk konsumsi dalam negeri bisa mencapai 20 juta ton per tahun untuk pabrik stainless sebanyak 5 juta ton dan pabrik baterai 15 juta ton. Selain itu, devisa hasil ekspor SDA di sektor pertambangan juga wajib kembali. Jika tidak bisa, minimal devisa tersebut disimpan di perbankan nasional yang ada di negara lain.

Pasalnya, hal itu bertentangan dengan Pasal 103 ayat 1 Undang-Undang Nomor four Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara . Regulasi itu mengamanatkan setiap perusahaan tambang harus melakukan pengolahan dan pemurnian hasil tambang di dalam negeri sebelum diekspor. “Tak bisa dipungkiri bahwa pertumbuhan ekonomi Jatim selama ini banyak dikontribusi oleh ekspor hasil tambang mineral mentah. Dengan adanya larangan ekspor komoditas tersebut kinerja pengusaha hasil tambang mineral mentah di Jatim semakin dipastikan kian menyusut,” ujarnya. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jawa Timur, Budi Setiawan mengatakan target pertumbuhan ekonomi Jatim tahun ini melebihi 7,5 persen maka tak mustahil bahwa larangan ekspor hasil tambang mineral mentah bisa mempersulit Jatim. Kebijakan Pemerintah untuk melarang ekspor hasil tambang mineral mentah keluar negeri diprediksi bakal menghambat laju perekonomian Jawa Timur pada tahun 2012.